Pengenalan
Kesehatan kami dan kesejahteraan tidak terpisahkan dari mobilitas kita, sesuatu yang dapat berubah sementara atau permanen bagi beberapa orang pada suatu saat dalam hidup mereka karena cedera atau disabilitas. Kruk bawah ketiak adalah perangkat yang sangat penting dan mendukung yang membantu seseorang menjadi mandiri dalam aktivitas sehari-harinya. Panduan ini ditulis dengan banyak detail Tentang kruk bawah lengan, mulai dari cara memilih dan menggunakannya Medicares memperkenalkannya ke dalam gaya hidup sehari-hari.
Berbagai Macam Tongkat Ketiak
Kruk Bawah Ketiak hadir dalam berbagai bentuk untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan yang berbeda. Kruk bawah ketiak standar adalah yang paling sering digunakan, di mana mereka memberikan bantuan melalui lengan. Sebaliknya, kruk lengan atas dirancang untuk dipegang beberapa inci di bawah ketiak daripada di bawahnya, sehingga mungkin terasa lebih nyaman bagi beberapa pengguna. Keputusan antara jenis-jenis ini biasanya dipengaruhi oleh kondisi pengguna jika ia dapat menggunakan dengan nyaman. menggunakan mereka.
Memilih Kruk yang Tepat
Kruk diberikan secara pribadi kepada pasien sesuai kebijakan dokter, tetapi memilih kruk yang tepat bisa menentukan kenyamanan dan keselamatan Anda. Pertimbangkan faktor-faktor seperti tinggi badan, berat badan, kondisi kesehatan, dan rutinitas pengguna. Penyesuaian sangat penting, dan kruk perlu disesuaikan agar pegangan tangan tetap sejajar dengan pergelangan tangan pengguna saat berdiri tegak setelah lengan dilengkungkan dengan nyaman.
Berjalan dengan Kruk Bawah Ketiak
Dibutuhkan waktu dan banyak latihan untuk mempelajari cara berjalan dengan kruk bawah ketiak. Cara tradisional menggunakan ini adalah dengan berdiri menggunakan kruk di bawah ketiak, lalu maju langkah demi langkah dengan terlebih dahulu menginjakkan kruk sebelum kakimu. Berjalan naik dan turun tangga juga memerlukan keterampilan tertentu, seperti metode "naik dan melompat" untuk naik tangga (kruk - kaki kuat bergerak pertama; kaki yang lebih lemah bergerak terakhir).
Perlindungan terhadap bahaya
Hal yang paling penting adalah menggunakan kruk secara aman. Ujung kruk harus dilengkapi dengan pelindung karet untuk meningkatkan pegangan, serta menggunakan sepatu atau sneakers yang memberikan traksi baik pada permukaan jalan datar. Kamu juga harus menghindari kesalahan umum seperti membungkuk terlalu jauh ke depan atau ke belakang, yang dapat menyebabkan kamu terjatuh dan melukai diri sendiri.
Cara merawat kruk dengan baik
Baca juga, Pentingnya Perawatan yang Tepat untuk Penggunaan Jangka Panjang Tongkat Kruk. Periksa dan bersihkan tongkat kruk Anda secara teratur untuk memastikan bahwa mereka tidak aus. Bagian yang rusak dan aus harus diperbaiki atau diganti untuk mencegah kecelakaan.
Kehidupan Sehari-hari dengan Tongkat Kruk Bawah Ketika
Terbiasa dengan tongkat kruk dalam kehidupan sehari-hari bisa memerlukan sedikit pemikiran kreatif dan kesabaran ekstra. Pendekatan umum meliputi pemasangan pegangan di kamar mandi dan menaikkan ketinggian furnitur sesuai keinginan. Anda mungkin perlu membuat rencana tambahan seperti memeriksa apakah Anda bisa menggunakan tongkat kruk di transportasi umum, atau memastikan transportasi dapat diakses.
Fisioterapi dan Rehabilitasi
Untuk pulih dan menjaga berjalan dengan kruk, mungkin perlu menjalani terapi fisik. Semua latihan yang dilakukan secara mandiri, maksud saya adalah daya pedal dan sepanjang itu melibatkan saya & 2 roda dalam rentang tertentu. Latihan untuk memperkuat bagian tubuh atas bisa sangat menguntungkan juga bersamaan dengan peningkatan keseimbangan. Tujuan akhirnya adalah membantu pasien maju tanpa menggunakan kruk, tetapi tergantung pada kondisi dan jadwal pemulihan setiap orang, durasi pengurangan penggunaan kruk dapat bervariasi secara signifikan.
Penyelesaian masalah umum
Iritasi kulit dan luka tekanan dapat dikurangi oleh bantalan kruk, yang menurunkan risiko efek merusak umum ini dengan memberikan permukaan bantalan untuk mengurangi gaya gesek pada kulit manusia, Selain dari pengaturan tinggi yang tepat yang diperlukan untuk mendistribusikan berat badan saat berjalan. Tujuannya adalah untuk tetap berkomunikasi dengan penyedia layanan kesehatan jika mobilitas atau daya tahan berfluktuasi agar kita tetap sejalan dalam melakukan perubahan demi kebaikan proses 3 Langkah secara keseluruhan!